Leanika Tanjung
Ini film anak-anak loh…
Pertama kali mendengar judulnya, aku bilang ke temanku film apa ya itu. Judulnya terlalu berat, sepertinya tidak layak tonton, apalagi diliput. “Ini tentang anak kecil yang punya ambisi besar jadi pemain sepak bola,” jawabnya.
Aku mulai tertarik. “Anak itu harus melakukan berbagai cara agar bisa masuk tim nasional karena ditentang kakeknya,” lanjutnya.
Hhmmm … Aku makin tertarik. Aku penasaran bagaimana seorang sutradara Indonesia memfilmkan sebuah ambisi, sebuah motivasi dan keinginan. Aku teringat film Iran, Children of Heaven, yang bercerita tentang seorang anak di Iran, yang saking miskinnya, harus berganti sepatu dengan adiknya, tiap kali ke sekolah.
Ambisinya sederhana : punya sepatu. Ali, sang kakak, divisualkan sutradara film ini Majid Majidi berlatih keras agar bisa mengikuti pertandingan lari. Juara pertama tak diincarnya, karena hadiah kedua lebih menarik : sepasang sepatu. Majid berhasil membuat sebuah film sederhana yang menyentuh, tidak cengeng dan juga tidak minta dikasihani.
