Miko Toro
“Jihad, adalah amalan dengan martabat tertinggi dalam Islam. Lebih tinggi daripada salat dan puasa,” kata Muhammad Iqbal alias Abu Muhammad Jibriel, di Kantor SCTV, Rabu (9/9) silam.
Akhir-akhir ini, nama Abu Jibriel sering disebut media massa Indonesia. Maklum, Putra Abu Jibriel, Muhammad Jibriel Abdulrahman alias Muhammad Ricky Ardan, ditetapkan polisi sebagai tersangka teroris, terkait pengeboman Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton pada 17 Juli 2009.
Abu Jibriel datang ke Kantor SCTV untuk ngobrol atas undangan Klub Buku dan Film SCTV. Rombongan Abu Jibriel disambut jajaran Redaksi Liputan 6. Sambil mengutarakan pandangannya tentang jihad, Abu Jibriel membagikan buku karyanya berjudul Syubhat-Syubhat (Kerancuan) Seputar Jihad.
Abu Jibriel menegaskan, penegakan Islam tidak bisa lepas dari jihad. Pelaku jihad telah dijanjikan pahala besar berlipat ganda, dan dijamin masuk surga.
Abu Jibriel menilai, ada konspirasi internasional yang dipimpin Amerika Serikat untuk menghancurkan Islam, termasuk Islam di Indonesia. AS dan sekutunya adalah teroris yang sesungguhnya. AS memerangi Islam dengan berbagai cara, termasuk dengan menyebarkan fitnah bahwa jihad itu buruk.
Bagi Abu Jibriel, suatu jihad, apapun bentuknya, tidak mungkin buruk. Karena jihad adalah jalan Islam.
Perang US$3 Triliun:Bencana Ekonomi di Balik Invasi AS ke Irak