Che, Tokoh yang Dipinggirkan

March 15, 2009 by klubbukusctv

Revolusi tak mengenal batas geografis. Ini gambaran paling menarik dari seorang Che Guevara. Seorang dokter muda, kelahiran Argentina yang melepaskan kemapanan. Meninggalkan isteri dan anaknya, untuk sebuah revolusi. Baginya, semangat revolusi ada pada tiap penderitaan rakyat.

Anton Bachtiar – selanjutnya disebut Anton – memulai diskusi yang kali ini membahas film Che Guevara, sutradara Josh Evans, yang diproduksi tahun 2005, yang jauh dari unsur komersial. Menurut Anton. visualisasi seorang Che yang penuh drama, mulai dari seorang anak kecil berpenyakit asma, kisah cinta, sampai akhirnya menjadi tokoh revolusioner menjadikan ada tiga film yang dibuat tentang dirinya.

Read the rest of this entry »

Potret Keyakinan Seorang Che Guevara

March 2, 2009 by klubbukusctv

cheAnton Bahtiar Rifa’i

Judul Film : Che Guevara

Sutradara : Josh Evans

Produksi : Beachwood Cottage Film and Music

Ke manakah sejatinya arah pencarian jati diri seorang manusia? “Ia harus menjadi diri sendiri atau menjadi sosok yang diinginkan,” begitu keyakinan Ernesto Guevara de La Serna. Dan, tokoh yang kemudan dikenal sebagai Che Guevara itu rupanya lebih memilih menjadi “sosok yang diinginkan”. Maka, dokter muda kelahiran Rosario, Argentina, itu pun melepas segala bentuk kehidupan mapan yang melekat pada dirinya. Istri dan anak pun ia tinggalkan, demi sebuah tujuan hidup: revolusi! Namun, di manakah revolusi beralamat? Bagi Che Guevara, revolusi tak mengenal batas-batas geografis. Semangat revolusi ada di setiap penderitaan rakyat. Revolusi akan muncul sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan dan kesewenang-wenangan kekuasaan.

Read the rest of this entry »

Buku Rekomendasi Klub Buku & Film SCTV

February 24, 2009 by klubbukusctv

cina

Anti Cina, Kapitalisme Cina dan Gerakan Cina

Penerbit: Komunitas Bambu

Penuis : Onghokam

Tahun 2008

200 halaman

Persentuhan dengan para Cokin, sebutan bagi orang Cina di Medan atau juga tempat lainnya, membuat saya ingin membaca buku ini. Saya ingin tahu sejarah orang Cina di Indonesia, dan Medan tentunya. Sebabnya, saya menemukan perbedaan besar antara Cina Medan, Cina Jawa dan Cina Kalimantan. Ketika saya tinggal di Jawa, saya bertemu Cina yang fasih berbahasa Jawa, lengkap dengan medoknya. Di Kalimantan, orang Cina-nya mirip Cokin Medan. Wajah dan gaya berpakaian, juga potongan rambut dengan poni lurus menancap. Berada di angkutan kota atau pertokoan Kalimantan, tak ubahnya seperti di pecinan Medan.

Buku Onghokam, kumpulan tulisan sejak tahun 1933 sampai 2007, menjawab perbedaan itu. Orang Cina migrasi ke Pulau Jawa secara perorangan atau kelompok kecil. Interaksi dengan masyarakat setempat membuat mereka kehilangan bahasa ibunya, setelah dua generasi.

Read the rest of this entry »

Buku Rekomendasi Klub Buku & Film SCTV

February 19, 2009 by klubbukusctv

Judul: Keberanian Bernama Munir

Penulis: Meicky Shoreamanis Panggabean

Penerbit: Mizan, Desember 2008, 289 halaman

buku-munirMeicky Shoreamanis Panggabean terbilang beruntung. Kakaknya, Ezki Suyanto, dan ibunya, Ade Roslina Sitompul, akrab dengan Munir, sang pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) yang tewas diracun itu. Ketika Meicky mengutarakan niat untuk membuat buku tentangnya via Ezki, Munir langsung setuju. Padahal, Munir tahu, Meicky adalah seorang penulis pemula. Selain itu, Meicky tahu, sebelumnya Munir pernah menolak dengan halus permintaan wawancara untuk bahan penulisan sebuah buku tentangnya. Ia memang mengenal Munir secara pribadi, tapi tak sedekat kakak atau ibunya.

Maka, dari yang personal tersebut, lahirlah Keberanian Bernama Munir: Mengenal Sisi-sisi Personal Munir. Inilah sebuah buku yang memperkaya pemahaman kita soal pria asal Malang, Jawa Timur, itu. Jika buku-buku terdahulu lebih banyak menyoroti sisi perjuangan dan akhir hidup Munir, buku ini lebih “ringan”—sebagaimana tecermin dari subjudulnya.

Read the rest of this entry »

Semua Kita adalah Pelacur

February 19, 2009 by klubbukusctv

pelacurKearifan Pelacur

Penulis: Elizabeth Pisani

Penerbit: Serambi

Tahun : 2008

Tebal: 600 halaman

Geong Rusdianto

“Untuk bisa ke Rawa Malang,Jakarta Utara,beloklah ke kanan setelah kompleks pelabuhan Jakarta yang luas dan bergabunglah dengan antrean truk container.Belok kekiri menelusuri pinggiran sungai berair hitam yang berbau kotoran manusia ,bensin dan bebauan kehidupan rawa pada umumnya.Begitu anda pikir tidak mungkin ada kesenangan di tengah rawa yang kumuh,namun tiba tiba menjelma dipenuhi gubuk dan perumahan yang berdiri di bekas kuburan tua,turunilah bantaran kali dan anda sudah berada di Rawa Malang…….Setelah mengaet pelanggan ,pelacur sudah dapat menyelipkan ke dalam kutang uang Rp 50.000,Tiga puluh ribu tetap akan tinggal di dalam kutang, sedangkan dua puluh ribu berpindah tangan ke Penjaga bordil,’’

Read the rest of this entry »

Buku Rekomendasi Klub Buku & Film SCTV

February 19, 2009 by klubbukusctv

timor4Ujian terbesar bagi profesi jurnalis adalah tatkala ia bertugas
meliput daerah konflik. Jika lulus dari wilayah (katakanlah terra
incognita) itu, sudah pasti ia bakal mulus tatkala meliput di medan
lain. Dan jika kredo ini diberlakukan untuk CM Rien Kuntari, boleh
dikatakan ia telah lulus cumlaude karena telah melewati serangkaian
peliputan di medan perang Teluk, Rwanda, Referendum Irak hingga proses
perdamaian di Kamboja.

Buku ini jadi semacam pengukuhan Rien Kuntari sebagai wartawan perang
yang rajin memburu informasi di medan-medan sulit. Sayangnya Timor
Timur menjadi batu ujian yang membuatnya getir. Di tanah airnya,
provinsi paling bontot itu, Rien Kuntari adalah saksi mata lepasnya
wilayah itu dari koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Read the rest of this entry »

Buku Rekomendasi Klub Buku & Film SCTV

February 19, 2009 by klubbukusctv

indonesia1INDONESIA DIKHIANATI

Penulis: Elizabeth Fuller Collins

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun : 2008.

Tebal: xxiv + 350 halaman.

Ada banyak buku ditulis tentang Indonesia sejak Soeharto lengser dari jabatannya sebagai presiden pada 1998. Peristiwa itu oleh banyak penulis, terutama mereka yang berangkat dari disiplin ilmu politik, disebut sebagai titik awal masuknya Indonesia ke era transisi menuju demokrasi. Sekadar menyebut beberapa nama, Arief Budiman, Barbara Hatley, Damiel Kingsbury, Ed Aspinal, Greg Fealy, Ricahrd Robison, dan Vedi R Hadiz adalah di antaranya. Masa sebelum era itu, terutama ketika gerakan oposisi dari kekuatan sipil mengorganisasi diri, juga banyak ditulis.

Read the rest of this entry »

Slumdog dan Wajah Bopeng Pembangunan

February 4, 2009 by klubbukusctv

Anton Bahtiar Rifa’i

slumdog Kemiskinan selalu menyisakan ruang gelap. Potret tentang kelamnya kemiskinan terurai dalam nasib hidup Jamal Malik, lelaki berperawakan agak kurus asal sebuah kawasan kumuh di Mumbai, India. Tokoh dalam film Slumdog Millionaire itu kemudian sampai pada suatu titik penting yang akan menentukan arah hidupnya: apakah ruang gelap itu akan menjadi sesuatu yang terang benderang ataukah akan tetap gelap.

Jamal Malik, tokoh yang diperankan aktor Dev Patel, mendapat kesempatan mengikuti sebuah acara kuis di televisi, Who Wants To Be A Millionaire, untuk memperebutkan hadiah 20 juta rupee. Jamal dapat menjawab satu per satu pertanyaan dalam kuis tersebut. Namun, saat selangkah lagi menuju hadiah utama, Jamal mendapat ujian berat. Karena berasal dari keluarga miskin dan tidak berpendidikan, ia dituduh berbuat curang. Interogasi polisi yang disertai siksaan –adegan ini menjadi pembuka film—harus dihadapi Jamal.

Read the rest of this entry »

Satir Amerika

January 12, 2009 by klubbukusctv

Andy Budiman

burn_after_readingInilah komedi gelap ala Coen Brothers  (Joel & Ethan Coen). Sutradara yang dikenal sebagai Hollywood darling sekaligus kesayangan para juri Festival film ini muncul dengan film terbaru “Burn After Reading”.

“Burn After Reading” adalah film humor gelap Coen bersaudara yang bercerita tentang “kegilaan” Amerika dengan setting Washington DC.  Osbourne Cox (John Malkovich) adalah seorang agen CIA yang dipecat karena kebiasaannya menenggak minuman keras. Read the rest of this entry »

Kata Hati

January 7, 2009 by klubbukusctv

Diskusi Klub Buku & Film, di ruang rapat redaksi, pekan pertama Desember 2008, berlangsung seru. Sondang Sirait, membahas buku ‘Eat, Pray, Love’, karya Elizabeth Gilbert.

Sondang menyampaikan, ‘Eat’ adalah cerita seorang wanita muda cantik, yang menceraikan suami, meninggalkan segala harta benda, demi mengejar impian hati. Bagi Sondang, kisah Gilbert merupakan ‘Pemberontakan pribadi, terbungkus eksplorasi spiritual’. Sondang bersimpati pada keputusan Gilbert, dengan menyatakan ‘Walau terkesan impulsif, keberanian Gilbert patut diacungi jempol’. Pro dan kontra langsung merebak, begitu Sondang usai presentasi.  Read the rest of this entry »