June 30, 2009 by klubbukusctv
Leanika Tanjung
Ini film anak-anak loh…
Pertama kali mendengar judulnya, aku bilang ke temanku film apa ya itu. Judulnya terlalu berat, sepertinya tidak layak tonton, apalagi diliput. “Ini tentang anak kecil yang punya ambisi besar jadi pemain sepak bola,” jawabnya.
Aku mulai tertarik. “Anak itu harus melakukan berbagai cara agar bisa masuk tim nasional karena ditentang kakeknya,” lanjutnya.
Hhmmm … Aku makin tertarik. Aku penasaran bagaimana seorang sutradara Indonesia memfilmkan sebuah ambisi, sebuah motivasi dan keinginan. Aku teringat film Iran, Children of Heaven, yang bercerita tentang seorang anak di Iran, yang saking miskinnya, harus berganti sepatu dengan adiknya, tiap kali ke sekolah.
Ambisinya sederhana : punya sepatu. Ali, sang kakak, divisualkan sutradara film ini Majid Majidi berlatih keras agar bisa mengikuti pertandingan lari. Juara pertama tak diincarnya, karena hadiah kedua lebih menarik : sepasang sepatu. Majid berhasil membuat sebuah film sederhana yang menyentuh, tidak cengeng dan juga tidak minta dikasihani.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
June 29, 2009 by klubbukusctv

Rahman Andi Mangussara
“…Perdagangan bebas dan hubungan seksual bebas akan lebih berguna ketimbang cara lain dalam mengembangkan peradaban…”
James Wilson, seorang pendukung setia perdagangan bebas di Inggris, mengatakan kutipan di atas pada tahun 1843. Begitu kuatnya kepercayaan Wilson akan argumen Adam Smith tentang perdagangan bebas, ia pun menerbitkan majalan The Economist yang didedikasikan untuk perdagangan dan pasar bebas. Dari Inggris, setelah negara ini siap betul bertarung di pasar bebas, perdagangan bebas dikumandangkan ke seantero bumi.
Kini, kata-kata Wilson itu seperti menemukan bentuknya yang paling nyata. Bukan hubungan seksual bebasnya yang saya maksud (tidak jelas kenapa Wilson mengatakan hubungan seksual bebas dalam satu tarikan nafas dengan perdagangan bebas) melainkan perdagangan dan pasar bebasnya yang nyaris tak terbendung. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) bersama dua lembaga yang dibentuk setelah perang dunia ke dua: Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia — yang oleh penentangnya sering diolok-olok sebagai trinitas tak suci — bersama-sama mempromosikan perdagangan dan pasar bebas. Hasilnya, ya.. itu tadi, hampir tak terbendung. Bahkan negara atau organisasi pemerintah yang relatif kuat sekali pun tak berkutik dibuatnya. Siapa yang tak mengikuti garis yang dibuat oleh tiga lembaga tadi dianggap sebagai lawan yang harus dimusuhi.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
May 22, 2009 by klubbukusctv
Bedah buku dua calon presiden yang diselenggarakan Klub Buku dan Film SCTV, Selasa 19 Mei 2009 kebanjiran peminat. Kami, yang tadinya mempersiapkan tempat duduk untuk sekitar 50 orang di dalam ruangan yangtak terlalu luas di Hotel Sultan, terpakasa menambah tempat duduk, itu pun belum mencukupi sehingga sebagian lagi terpaksa berdiri. Buku yang kami bedah adalah Buku SBY yang ditulis juru bicaranya, Dino Pati Djalal dan buku JK, Hanya dengan Kerja Keras, Catatan Seorang Wakil Presiden yang ditulis sejumlah wartawan senior. Editor buku ini adalah Budi Kusumah, seorang wartawan senior jadi pembicara bersama Dino Pati Djalal.
Read the rest of this entry »
Posted in non fiksi | 2 Comments »
April 7, 2009 by klubbukusctv
Perang US$3 Triliun:Bencana Ekonomi di Balik Invasi AS ke Irak
Penulis : Joseph Stiglitz dan Linda Bilmes
Penerbit :Mizan 2009
Halaman 272
Oleh Raymon Kaya
Ada berbagai motif Amerika akhirnya menyerbu masuk ke Irak. Yang terungkap adalah motif keamanan atau security, dimana Amerika menuduh Irak menyimpang senjata pemusnah masal. Hingga kini tudingan Amerika Serikat ini tidak terbukti. Motif lainnya adalah Prestise Amerika, setelah tragedi 11 September maka Amerika ingin menunjukan kembali prestisenya sebagai Globo Cop yang mampu mengatasi masalah terorisme dengan menyerang Negara yang dianggap sebagai basis terorisme . Motif idiologi yang menjadi pertimbangan penting , dimana buku-buku, Brzezinski , Hutington dan Fukuyama mendoktrin Amerika menjadi satu-satunya barometer demokrasi serta menjadikan “ Islam Fundamentalis “ sebagai musuh bersama.
Read the rest of this entry »
Posted in non fiksi | 1 Comment »
March 19, 2009 by klubbukusctv

Judul: Matinya Semangat Jihad, Catatan Perjalanan Seorang Islamis
Pengarang: Ed Husain
Penerbit: Alvabet
Jumlah Halaman: 389+X
Billy Soemawisastra
Ed Husain, adalah seorang pemuda keturunan India-Bangladesh, yang lahir di London pada penghujung 70-an. Keluarganya tergolong Muslim yang taat. Sejak kecil ia berguru pada seorang ulama Islam tradisional, yang ia anggap kakeknya sendiri. Ulama yang konon masih merupakan keturunan para Habaib dari Yaman. Sebagaimana umumnya anak-anak yang dibesarkan di tengah keluarga Muslim tradisional, Ed Husain, atau Mohamed Mahbub Husain, sejak kecil mendapat pelajaran mengaji Al-Quran, beribadah shalat fardlu dan sunat, diajari untuk selalu taat pada orangtua dan mengembangkan toleransi terhadap umat beragama lainnya.
Read the rest of this entry »
Posted in non fiksi | 1 Comment »
March 15, 2009 by klubbukusctv

Rahman Andi Mangussara
Inilah film yang secara terang-terangan menelanjangi kepribadian Presiden George W Bush (junior). Jika bukan di Amerika, film ini pasti akan memicu kontroversi. Bagaimana tidak. Sejak film dimulai hingga akhir, penonton disuguhi semua sisi buruk Mr W. Meski begitu, sutradaranya, Oliver Stone, menampik tuduhan bahwa filmnya mendiskreditkan mantan presiden ke 43 Amerika itu.
Patut dicatat, Oliver Stone adalah satu dari sedikit sutradara Amerika yang berani mengkritik proyek perang Presiden Bush. Ia mengatakan Bush telah mewariskan tiga perang hanya dalam tempo singkat, yakni perang Afganistan, perang Irak, dan perang melawan terorisme. Tragisnya, disemua perang itu, Amerika dibuat tak berkutik.
Film W. bercerita mengenai perjalanan karir Bush junior, mulai dari kuliah di Yale hingga menempati Gedung Putih. Sejatinya, tak ada yang istimewa dalam film ini, namun menjadi menarik karana penonton disuguhi latar belakang kenapa kebijakan Bush saat memimpin Amerika mirip cowboy disatu sisi dan amat bertendensi agama di sisi lain.
Read the rest of this entry »
Posted in Film | Leave a Comment »
March 15, 2009 by klubbukusctv
Revolusi tak mengenal batas geografis. Ini gambaran paling menarik dari seorang Che Guevara. Seorang dokter muda, kelahiran Argentina yang melepaskan kemapanan. Meninggalkan isteri dan anaknya, untuk sebuah revolusi. Baginya, semangat revolusi ada pada tiap penderitaan rakyat.
Anton Bachtiar – selanjutnya disebut Anton – memulai diskusi yang kali ini membahas film Che Guevara, sutradara Josh Evans, yang diproduksi tahun 2005, yang jauh dari unsur komersial. Menurut Anton. visualisasi seorang Che yang penuh drama, mulai dari seorang anak kecil berpenyakit asma, kisah cinta, sampai akhirnya menjadi tokoh revolusioner menjadikan ada tiga film yang dibuat tentang dirinya.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
March 2, 2009 by klubbukusctv
Anton Bahtiar Rifa’i
Judul Film : Che Guevara
Sutradara : Josh Evans
Produksi : Beachwood Cottage Film and Music
Ke manakah sejatinya arah pencarian jati diri seorang manusia? “Ia harus menjadi diri sendiri atau menjadi sosok yang diinginkan,” begitu keyakinan Ernesto Guevara de La Serna. Dan, tokoh yang kemudan dikenal sebagai Che Guevara itu rupanya lebih memilih menjadi “sosok yang diinginkan”. Maka, dokter muda kelahiran Rosario, Argentina, itu pun melepas segala bentuk kehidupan mapan yang melekat pada dirinya. Istri dan anak pun ia tinggalkan, demi sebuah tujuan hidup: revolusi! Namun, di manakah revolusi beralamat? Bagi Che Guevara, revolusi tak mengenal batas-batas geografis. Semangat revolusi ada di setiap penderitaan rakyat. Revolusi akan muncul sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan dan kesewenang-wenangan kekuasaan.
Read the rest of this entry »
Posted in Film | 1 Comment »
February 24, 2009 by klubbukusctv

Anti Cina, Kapitalisme Cina dan Gerakan Cina
Penerbit: Komunitas Bambu
Penuis : Onghokam
Tahun 2008
200 halaman
Persentuhan dengan para Cokin, sebutan bagi orang Cina di Medan atau juga tempat lainnya, membuat saya ingin membaca buku ini. Saya ingin tahu sejarah orang Cina di Indonesia, dan Medan tentunya. Sebabnya, saya menemukan perbedaan besar antara Cina Medan, Cina Jawa dan Cina Kalimantan. Ketika saya tinggal di Jawa, saya bertemu Cina yang fasih berbahasa Jawa, lengkap dengan medoknya. Di Kalimantan, orang Cina-nya mirip Cokin Medan. Wajah dan gaya berpakaian, juga potongan rambut dengan poni lurus menancap. Berada di angkutan kota atau pertokoan Kalimantan, tak ubahnya seperti di pecinan Medan.
Buku Onghokam, kumpulan tulisan sejak tahun 1933 sampai 2007, menjawab perbedaan itu. Orang Cina migrasi ke Pulau Jawa secara perorangan atau kelompok kecil. Interaksi dengan masyarakat setempat membuat mereka kehilangan bahasa ibunya, setelah dua generasi.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
February 19, 2009 by klubbukusctv
Judul: Keberanian Bernama Munir
Penulis: Meicky Shoreamanis Panggabean
Penerbit: Mizan, Desember 2008, 289 halaman
Meicky Shoreamanis Panggabean terbilang beruntung. Kakaknya, Ezki Suyanto, dan ibunya, Ade Roslina Sitompul, akrab dengan Munir, sang pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) yang tewas diracun itu. Ketika Meicky mengutarakan niat untuk membuat buku tentangnya via Ezki, Munir langsung setuju. Padahal, Munir tahu, Meicky adalah seorang penulis pemula. Selain itu, Meicky tahu, sebelumnya Munir pernah menolak dengan halus permintaan wawancara untuk bahan penulisan sebuah buku tentangnya. Ia memang mengenal Munir secara pribadi, tapi tak sedekat kakak atau ibunya.
Maka, dari yang personal tersebut, lahirlah Keberanian Bernama Munir: Mengenal Sisi-sisi Personal Munir. Inilah sebuah buku yang memperkaya pemahaman kita soal pria asal Malang, Jawa Timur, itu. Jika buku-buku terdahulu lebih banyak menyoroti sisi perjuangan dan akhir hidup Munir, buku ini lebih “ringan”—sebagaimana tecermin dari subjudulnya.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »